Beans Review: Benteng Alla

https://miro.medium.com/v2/resize:fit:1400/format:webp/1*k10sOwYkwmB6D100RmQtRw.jpeg

Sulawesi Benteng Alla

Kopi arabica ini berasal dari region Lumbaja, Baroko, Enrekang, Sulawesi Selatan. Dengan proses full-washed dan roasting profile medium, kopi ini menjanjikan karakter yang fruity, sweet, dan floral.

https://miro.medium.com/v2/resize:fit:1400/format:webp/1*W8aXHJwg1STdCoqb3IwUaA.jpeg

V60

Biasanya, kopi dengan karakter fruity memiliki kadar acidity cukup tinggi, menurut saya metode yang cocok adalah V60 agar karakter yang dihasilkan maksimal. Tanpa ragu, saya coba seduh dengan gilingan medium to coarse (16 klik dengan Time More C2) dengan perbandingan 1:15, 15 gram kopi dan 225 ml air. Suhu air yang digunakan sekitar 90-92 derajat celcius.

Hasil dari seduhan ini ternyata melebihi ekspektasi. Entah memang kualitas beans yang saya dapat sangat baik, karakter fruity nya sangat ketara dan menyegarkan. Tingkat acidity memang cukup tinggi, tapi sangat pas dengan karakternya yang menonjolkan rasa buah-buahan. Body yang dihasilkan tidak begitu tebal, mungkin cocok untuk yang kurang suka kopi pahit.

Karakter buah-buahan nya cukup kuat, menurut saya kopi ini memiliki rasa citrusy yang dominan (karaker buah-buahan seperti lemon, jeruk, dsb). Menurut saya, sweet nya tidak begitu berasa, mungkin karena kalah dengan rasa asam. Mungkin saya perlu coba seduh dengan metode french press dan tubruk untuk mendapatkan rasa yang lebih balance.

Conclusion

Sampai review ini dibuat, saya masih tercengang dengan rasanya hahaha… Kopi ini mengingatkan saya dengan kopi Datar Kondang dan Yellow Cattura. Karakter fruity nya sangat dominan, didukung dengan acidity yang β€œramah”, menurut saya kopi ini cocok diminum pada siang hari dan cuaca panas. Kopi ini cocok diseduh di jam istirahat kerja, apalagi kalau makan siangnya nasi padang yang bikin mata berat dan badan minta rebahan. Nah, dengan menyeduh kopi ini dijamin serasa ditampol deh, ngantuk nya bablas hilang, hehehe.

Selamat menikmati :)